OtoDetik - Banyak cara dilakukan orang untuk berinvestasi. Mulai dari membeli tanah, rumah, sampai ke emas. Namun belakangan ini investasi ternyata tidak di seputar benda itu-itu saja, seperti investasi ke mobil. 

Ya, seperti membeli mobil VW. Saat ini mobil asal Eropa tersebut dianggap investasi yang bagus di bidang otomotif. Arti investasi di sini bukan secara harfiah. Investasi di sini dilihat ketika harga jual mobil tersebut tidak cepat turun seperti merek lainnya.

Itu setidaknya yang disampaikan National Sales Manager PT Garuda Mataram Motor Jonas Chendana di Living World, Tangerang, Senin (4/3/2013).

"VW itu seperti investasi," kata Jonas sambil menunjuk VW Tiguan.

Menurutnya arti investasi tersebut karena modelnya tidak berubah begitu drastis begitu datang model terbaru. 

Dengan demikian model lama tidak ketinggalan zaman. Dia pun menambahkan dengan tidak banyak perubahan akan mempengaruhi harga jual yang tidak turun drastis.

Jonas pun percaya, fenomena ini terjadi pada mobil-mobil VW. Pesan yang disampaikan lanjut Jonas sudah tersebar kepada seluruh pengguna VW. Maka dari itu, konsumen VW sangat bangga dan puas mengguna mobil merek tersebut.

"Model perubahan tipis. Beli, begitu keluar model merasa model eggak ketinggalan zaman.kalau tidak banyak berubah, investasinya tidak rugi," tukas Jonas.

Karena itu, Jonas menyatakan bahkan ketika konsumen membeli mobil, maka dia sudah berinvestasi.

"Orang beli mobil semacam aset. Aset dipertahankan jangan sampai valuenya jeblok," tutupnya.

Biasanya kendaraan roda empat mengalami perubahan model lama ke model baru terjadi dalam kurun waktu 7 tahun. Pola ini relatif digunakan oleh beberapa produsen mobil. Namun banyak juga baru berusian 3-4 tahun, model yang dimaksud sudah berubah total. Pada akhirnya harga jual model lawas terjun bebas.

0 comments:

Posting Komentar

 
Dealer VW Jakarta I Volkswagen Jakarta Selatan I VW Jakarta Timur I VW Bintaro I VW BSD I VW © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top