DetikOtoJakarta - Kondisi ban menentukan aspek keamanan berkendara terutama di jalanan licin pada saat atau seusai hujan. Oleh karena itu menjaga performa ban merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Menurut Sarah Robinson, ahli keselamatan ban produsen ban Michellin, seperti dikutip Today, Rabu (24/12/2014), sejatinya sangat mudah untuk menjaga kinerja ban.

Namun hal itu tergantung kemauan dan pengetahuan pemilik mobil. Apa saja yang harus dilakukan? Berikut penjelasan Robinson:
  1. Rotasi ban

Merotasi atau memindah posisi ban  harus dilakukan setelah mobil menempuh jarak 8.000 – 11.200 kilometer.

Namun penggantian bukan sekadar memindah posisi dari depan ke belakang, tetapi juga memindahkan yang tadinya di sisi luar ban menjadi bagian dalam.
  2. Tekanan ban

Agar ban awet dan aman saat mobil melaju kencang, pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. Ingat penyebab terbanyak kecelakaan adalah ban yang pecah atau tergelincir akibat tekanan agin yang tak sesuai
 3. Tempatkan ban baru di as belakang
Bila Anda ingin mengganti ban dengan yang baru, tempatkan ban baru itu di roda belakang.
Itu akan memberikan traksi yang lebih mantap pada saat jalanan basah, baik pada mobil yang berpenggerak roda depan, belakang, maupun empat roda.
 4. Periksa ukiran di tapak ban
Pastikan tingkat ketebalan ukiran tapak ban masih di atas 50 persen.
Jika kurang dari itu sebaiknya waspada atau segera menggantinya.

Ukiran ban sangat terkait dengan daya cengkeram ban terhadap lintasan. Periksalah setiap tiga bulan sekali

0 comments:

Posting Komentar

 
Dealer VW Jakarta I Volkswagen Jakarta Selatan I VW Jakarta Timur I VW Bintaro I VW BSD I VW © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top